
Dalam kurun waktu lima tahun terakhir pengembangan objek wisata di kota Surabaya tampak masif sehingga makin menambah daya tarik wisatawan. (foto: dok Humas Pemkot Surabaya)
Andri mencontohkan beberapa lokasi di Surabaya yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi urban tourism, antara lain Landmark dan tempat bersejarah seperti monumen, museum, dan bangunan bersejarah.
Berikutnya, galeri seni, gedung teater, tempat konser, pusat perbelanjaan modern, pasar tradisional, dan butik lokal. Ada pula, kuliner khas Surabaya, kafe dan hiburan malam, pemandangan malam kota, serta wisata Bahari di pelabuhan bersejarah dan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran.
“Dengan aktivitas berbagai pengalaman yang berhubungan dengan kebudayaan kota, kesejarahan kota, hiburan kota, serta belanja dan kuliner kota, bertujuan mengeksplorasi aspek-aspek kehidupan kota, dari arsitektur hingga interaksi sosial di tempat-tempat umum perkotaan,” imbuhnya.
Andri berharap Pemkot Surabaya dan seluruh masyarakat dapat menyambut wisatawan yang datang dengan baik dan ramah, serta mempromosikan Surabaya sebagai kota global dunia.
“Dengan mengembangkan urban tourism, Surabaya dapat semakin mewujudkan diri sebagai kota global dunia, seperti kota-kota besar lainnya yang telah terkenal,” tuturnya. wid
















