
Ir Nur Akhmad Yani MM, Ketua Pusat Studi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSPSDM) dan Takeyama Kenichi, Konsul Jenderal Jepang di Surabaya didampingi dr Sandy Hendrayono MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo di acara penandatanganan bantuan hibah grassroot. (foto: dok Konjen Jepang di Surabaya)
Diharapkan penerima bantuan maupun Puskesmas mengelola rumah bersalin yang akan dibangun agar masyarakat menerima pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Takeyama juga berharap agar tantangan yang dihadapi Puskesmas Pembantu Curah Tatal terselesaikan melalui bantuan hibah grassroots ini.
“Sehingga baik masyarakat desa Curah Tatal dan desa sekitarnya dapat menerima pelayanan kesehatan yang lebih baik,” tegasnya.
Prasarana dan Sarana Persalinan Terbatas
Puskesmas Pembantu Curah Tatal di desa Curah Tatal, Kabupaten Situbondo saat ini menghadapi berbagai tantangan, antara lain terbatasnya prasarana dan sarana persalinan.
Selain itu, juga tingginya jumlah ibu hamil dengan kompleksitas maternal dan kurang energi kronis, tingginya jumlah balita penderita gizi kurang dan stunting, serta akses yang sulit menuju Puskesmas pusat.

















