
Achmad Pramudito, Pemimpin Redaksi iniSurabaya.com (dua dari kanan) bersama komunitas Arek Jancukan saat audiensi dengan Ikhsan, Sekda Kota Surabaya.
Lomba ini terbuka bagi siapa pun yang cinta pada Kota Surabaya. “Karena jancukan ini sudah ‘mendunia’, maka pesertanya bisa dari mana saja,” papar Dito yang belakangan aktif sebagai mentor/pendampingan UMKM ini.
Sementara Djadi menyatakan,”Kami ingin menginisiasi sebuah gerakan positif dengan mengangkat kata ‘Jancukan’ sebagai penyemangat yang melambangkan atau tanda persahabatan, penghormatan, dan kekaguman dalam kehidupan sehari-hari.”
Melalui ‘Gebyar Jancukan’, iniSurabaya.com dan Arek Jancukan sepakat untuk meluruskan makna kata ‘Jancuk’ dan ‘Jancukan’ yang selama ini sering diasosiasikan negatif.
“Padahal dalam praktiknya, masyarakat Surabaya juga menggunakannya sebagai ekspresi keakraban, kekaguman, dan semangat,” ujar Djadi yang sudah merilis sejumlah judul buku ini. kik

















