
Tim Alat Bantu Dengar Indonesia sedang menjelaskan fungsi alat bantu dengar kepada anggota Sahabat Radio Pensiunan.
“Jadi selain ketemu, senang-senang bernyanyi bersama serta wisata, ada kegiatan yang bermanfaat bagi anggota, yaitu penyuluhan kesehatan,” urainya.
Dipilihnya penyuluhan kesehatan yang berkaitan dengan pendengaran di acara tersebut, kata Ray, karena berdasar data, salah satu masalah yang dihadapi lansia adalah pendengaran.
Ray menyatakan, banyak orang mengalami masalah pendengaran tetapi tidak menyadari atau tahu ada masalah tetapi malu mengungkapkan. “Seolah-olah gangguan pendengaran itu aib. Orang masih malu pakai alat bantu dengar,” cetusnya.
Mantan Direktur Pemberitaan MNC Group ini mengungkapkan acara Temu Pendengar Radio Pensiunan itu juga dalam rangka membina komunitas Sahabat Radio Pensiunan. “Anggota komunitas ini tercatat lebih dari 3.000 orang,” bebernya.
Namun, untuk pendengar aktif radio streaming tersebut di seluruh dunia sekitar 302.000 orang. Jumlah pendengar terbanyak di Jakarta, disusul Surabaya. “Pendengar terbanyak ketiga ada di Amerika, sekitar 1.500 orang. Lainnya tersebar di Belanda, Suriname, Hongkong,” pungkasnya. ap
















