
Tsaqib (foto: IST)
Secara musikal, ‘Sudahkah Aku?’ masih punya warna pop-folk seperti ‘Mau Tak Mau’, namun dengan pendekatan yang lebih reflektif. Nada dan liriknya mengalir pelan, membawa pendengar masuk ke ruang yang lebih dalam—tentang keraguan, keinginan dimengerti, dan ketulusan untuk saling membahagiakan.
“Challenge yang kualami mungkin dari kesederhanaan lagunya sendiri,” urainya.
Menurut Tsaqib, lagu ini ditulis sesingkat dan se-personal mungkin, tanpa terlalu banyak orang lain yang terlibat. “Jadi, kesulitannya mungkin pada saat menyelaraskan perasaanku agar tidak terlarut,” tuturnya
Kerap menulis lagu-lagunya sendiri, tidak jarang Tsaqib mengambil perspektif dan cerita orang-orang di sekitarnya untuk dijadikan inspirasi. Namun, selayaknya pada ‘Mau Tak Mau’, kali ini Tsaqib merefleksikan kisah cintanya sendiri.
Di balik melodi yang sederhana, ada percakapan panjang, saling jujur, dan saling terbuka—yang akhirnya dituangkan menjadi lirik.
















