Dorong UMKM Manfaatkan Pembayaran Digital, BI Kembangkan QRIS dan BI-FAST

Himawan Kusprianto, Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI dalam kegiatan Capacity Building Media Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur di Kota Malang, Jum'at (18/7/2025). (foto: dok)
iniSURABAYA.com – Bank Indonesia terus mendorong inovasi sistem pembayaran digital untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan inklusi keuangan di Indonesia.
Himawan Kusprianto, Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI menyatakan, pihaknya fokus menghadirkan pilihan pembayaran digital yang memudahkan masyarakat, tanpa menghilangkan metode lama.
Hal ini sekaligus untuk menciptakan persaingan yang sehat antar penyedia layanan. “Digitalisasi pembayaran sudah menjadi keharusan. Kita harus membangun sistem terbuka (open loop), sehingga berbagai layanan pembayaran bisa saling terhubung,” ujarnya dalam kegiatan Capacity Building Media Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur di Kota Malang, Jum’at (18/7/2025).
Menurut Himawan, salah satu inovasi utama yang dikembangkan BI adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). QRIS dirancang agar mudah digunakan dan cocok dengan kebiasaan masyarakat Indonesia.
Meski awalnya sempat muncul isu penyalahgunaan, seperti penggantian QR kotak amal di masjid, hal itu dianggap wajar dalam proses adopsi teknologi baru. Seiring waktu, sistem dan keamanan QRIS terus diperbaiki.
















