
Achmad Pramudito, Pemimpin Redaksi iniSurabaya.com didampingi Pungky Kusuma, Cluster General Manager Quds Hotel Group saat paparan program kegiatan di hadapan Hidayat Syah, Kepala Disbudporapar Kota Surabaya.

Di kesempatan tersebut, Hidayat bahkan meminta dihadirkan pakar hukum. “Agar pembahasannya lengkap, dari segi hukum perlu ada,” pesannya.
Sementara itu Achmad Pramudito menyatakan, AI Visual Art Competition #2 terbuka untuk umum tanpa dibatasi usia dan domisili.
Ketentuan lain, peserta bebas menggunakan semua jenis aplikasi AI (artificial Intelligence) dengan kreasi yang tidak mengandung unsur ujaran kebencian, SARA, dan pornografi.
Karya boleh dibuat menggunakan AI murni (prompt generative AI) ataupun AI hybrid (kolaborasi AI bersama kreator) tentang suasana objek wisata Kota Surabaya dengan sajian menarik dan informatif sebagai panduan wisatawan untuk berkunjung.
“Peserta bisa mengirimkan maksimal dua karya video dan tanpa adanya watermark dalam konten video,” kata pria yang akrab disapa mas Pra ini.
















