Anugerah LSF 2025: 17 Juri dan 20 Tenaga Sensor Seleksi 58.415 Film dan Iklan Film

0
1002

Materi yang dinilai berasal dari total 58.415 film dan iklan film sejak Agustus 2023 hingga Desember 2024. Dengan penjurian dilakukan oleh 17 orang anggota LSF dan 20 orang tenaga sensor dari beragam latar belakang yang dibagi menjadi enam kelompok.

Menurut Hadi Artomo, Ketua Dewan Juri Anugerah LSF 2025, penilaian meliputi segi kuantitatif dan kualitatif. “Selain jumlah, juga kelayakan sebagaimana diamanatkan Permendikbud No 14 Tahun 2009 tentang Pedoman dan Kriteria Penyensoran, Penggolongan Usia penonton, dan Penarikan Film dan Iklan Film dari Peredaran yang mensyaratkan adanya acuan utama dan acuan pendukung dalam film.

10 Nominasi Jadi 3 Besar
Penjurian dilakukan secara independen dengan mempertimbangkan kualitas artistik, nilai edukasi, dan kontribusi terhadap budaya bangsa. “Saat ini sudah ada 10 besar nomine yang terpilih. Nantinya dikerucutkan menjadi tiga besar, hingga kemudian terpilih pemenang dari masing-masing kategori,” papar Hadi.

Selain kategori, hal yang membuat berbeda dalam penyelenggaraan kali ini adalah rancangan piala yang berubah. Pada trofi Anugerah LSF 2025 tidak lagi berbentuk replika gulungan pita seluloid, namun lebih menampilkan nuansa semangat budaya yang sangat kental, dengan menampilkan bentuk api atau suar dihiasi ornamen motif ukiran dan batik nusantara.

Mengingat berdasarkan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, LSF  bertanggung jawab kepada Presiden melalui menteri yang membidangi urusan kebudayaan. Dan inilah untuk pertama kalinya Anugerah LSF digelar sejak Kementerian Kebudayaan terpisah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. */ana 

1 2 3 4

Comments are closed.