
Suasana acara nonton bareng film 'Tukar Takdir' di Studio XXI Tunjungan Plaza 3 Surabaya yang dihadiri Nicholas Saputra, Ariyo Wahab, dan Revaldo.
Di sisi lain, lanjut Nicholas Saputra, peristiwa petaka pesawat di film tersebut juga bisa menjadi pelajaran, termasuk bagaimana para karakternya berdamai dengan duka dan takdir mereka.
Genre Baru Perfilman Indonesia
Film ‘Tukar Takdir’ membawa genre baru ke perfilman Indonesia melalui drama petaka pesawat.
Diadaptasi dari novel laris berjudul sama karya Valiant Budi, film ini ditulis dan disutradarai oleh Mouly Surya, dengan produser Chand Parwez Servia dan Rama Adi.
‘Tukar Takdir’ menjadi perjalanan ketiga bintang utama, Nicholas Saputra, Marsha Timothy, dan Adhisty Zara berdamai dengan takdir. Ketiganya terhubung oleh sebuah takdir, yaitu petaka pesawat yang ditumpangi Rawa, seorang programmer IT di bidang perpajakan.
Karena pekerjaannya, Rawa kerap menggunakan pesawat untuk bepergian, dan pilihan utamanya adalah pesawat jenis LCC (Low Cost Carrier).

















