
Lembah Setyowati sedang melukis bunga. (foto-foto: dok pribadi)
Dari Runway hingga Panggung Politik
”Di sana, lukisan saya bertema bunga matahari banyak dibeli orang Belanda,” kenangnya bangga.
Hidup Mbak Nunung bagaikan aliran sungai yang terus bergerak. Ia pernah menapaki dunia peragawati, mengajar di sekolah kepribadian John Robert Power hingga menjadi anggota DPRD Kota Surabaya dari Partai Golkar.
Namun, pada akhirnya ia kembali ke habitat sejatinya, seni lukis.
Kecintaannya pada seni rupa tumbuh sejak 1980-an, dipengaruhi ayahnya, Soewarno Harso, seorang pelukis, serta mertuanya, Wiwiek Hidayat, pelukis ternama Surabaya.
Tanpa menempuh pendidikan formal seni, ia menekuni dunia lukis secara otodidak. Ketekunan itu membuatnya menghasilkan lebih dari seribu karya sepanjang perjalanan kariernya.

















