
Lembah Setyowati sedang melukis bunga. (foto-foto: dok pribadi)
Aliran yang dipilihnya adalah ekspresionisme, yang menekankan luapan spontan emosi dan jiwa pelukis. Dengan pisau palet, ia melukis tanpa ragu.
Cat akrilik yang tebal menimbulkan tekstur timbul, memberi kesan hidup pada bunga-bunga ciptaannya.
Tidak heran jika banyak orang terpikat oleh lukisannya. Setiap kelopak, setiap helai daun, seakan menyimpan energi dan kisah.
Bunga matahari yang ia cintai tak sekadar objek, tetapi simbol keteguhan hidup yang selalu menghadap cahaya.
“Saya selalu tertarik melukis bunga matahari. Karena bunga ini mengandung falsafah,” tuturnya.
Omah Lawas
Dulu, rumah Mbak Nunung juga berfungsi sebagai galeri seni bernama Anggun Cipta Galeri. Namun, karena kesibukan di DPRD, galeri itu sempat terhenti. Kini rumah tersebut kembali hidup sebagai sebuah kafe bernama Omah Lawas, yang diwarnai lukisan-lukisannya mempesona.

















