
Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya (foto: dok Diskominfo Kota Surabaya)
Menurut Cak Eri, tantangan dalam seleksi terbuka kali ini adalah minimnya pendaftar di beberapa posisi JPT Pratama. Dia mengungkapkan, dari enam posisi yang dibuka, hanya dua yang terisi oleh para pendaftar.
“Setiap kepala PD memiliki kontrak kinerja. Bila ada yang tidak sesuai bisa turun jabatannya. Mungkin hal itu yang menjadi pertimbangan pendaftar,” tuturnya, Rabu (26/11/2025).
Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini menambahkan, selain melalui Panitia Seleksi (Pansel), penilaian terhadap para kandidat juga melibatkan tes psikologi dan kejiwaan untuk memastikan pejabat tidak hanya pandai, tetapi juga memiliki keberanian dan pengalaman untuk keluar dari zona nyaman.
“Penilaian seleksi juga akan melibatkan media dan masyarakat secara online,” imbuhnya.
Untuk empat posisi yang belum memiliki kandidat akan dilakukan open bidding kembali di tahun 2026. “Tetap akan Open Bidding terus, tapi di tahun depan,” pungkasnya. wid
Berikut nama pejabat yang dinyatakan lulus seleksi administrasi untuk dua jabatan tersebut:
Kandidat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
- Farida Fitrianing Arum, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan Dinkopumdag Kota Surabaya.
- Lasidi, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
- Wawan Windarto, Camat Tenggilis Mejoyo Kota Surabaya.
Kandidat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman serta Pertanahan
- Adi Gunita, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya.
- Aly Murtadlo, Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Kota Surabaya.
- Iman Kristian Maharhandono, Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman serta Pertanahan.














