
Arieyoko (kiri) bersama Abdul Halim dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos RI. (foto-foto: dok)
iniSURABAYA.com | BOJONEGORO – Dalam hitungan menit, rumah yang selama puluhan tahun menjadi tempat berkarya seniman Arieyoko berubah menjadi puing dan abu. Di usia 72 tahun, ia bahkan mengaku hanya tersisa pakaian yang melekat di badan.
Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah seniman senior Bojonegoro, Arieyoko, menyisakan luka mendalam. Di tengah duka itu, bantuan dan kepedulian terus berdatangan, termasuk dari Kementerian Sosial RI sehingga membuatnya tidak merasa berjuang sendirian.
Sabtu (20/6/2026), Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan langsung kepada Arieyoko, warga Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan Kota Bojonegoro, yang rumahnya ludes terbakar beberapa waktu lalu.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga, mulai dari beras 20 kg, kasur lipat, matras, pakaian, selimut, perlengkapan mandi, hingga peralatan dapur. Kemensos juga menyerahkan bantuan stimulan senilai Rp25 juta untuk membantu perbaikan rumah yang rusak akibat kebakaran.
“Ini bantuan stimulan dari Kemensos RI untuk membantu pemulihan pascakebakaran,” ujar Abdul Halim dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos RI yang datang langsung dari Jakarta.
















