Saat Coaching, Mentoring, dan Konsultasi Bertemu: Di Sana Pertumbuhan Terjadi

0
375

iniSURABAYA.com – Coaching, mentoring, dan konsultasi punya makna berbeda. Tetapi saat ketiganya berpadu, bukan sekadar solusi yang lahir, tetapi kesadaran untuk benar-benar bertumbuh.
Yahya Pramana, pendiri NextLevel, sebuah lembaga yang membantu pelaku bisnis memapar peran coaching, mentoring, dan konsultasi dalam tulisan khusus untuk pembaca iniSurabaya.com berikut ini.

Beberapa waktu lalu, seorang pengusaha muda datang kepada saya dengan wajah cemas. “Coach, saya sudah mencoba berbagai cara, tapi bisnis tetap jalan di tempat,” katanya.

Ia kemudian menatap saya dan bertanya, “Saya ini butuh apa, Coach? Mentor, konsultan, atau coach seperti Anda?”

Pertanyaan itu sederhana, tapi mewakili kebingungan banyak orang hari ini. Dalam dunia pengembangan diri, sering kali kita mendengar tiga istilah yang mirip—coaching, mentoring, dan konsultasi—namun sebenarnya ketiganya punya peran dan pendekatan yang sangat berbeda.

  1. Konsultan: Memberi Jawaban
    Konsultan adalah orang yang datang dengan solusi siap pakai. Bayangkan Anda tersesat di jalan, lalu bertanya kepada seseorang yang tahu arah paling cepat ke tujuan Anda. Ia langsung tunjukkan jalannya.
    Itulah konsultan—mereka memecahkan masalah dengan keahlian spesifik dan memberi arahan yang jelas.
1 2

Comments are closed.