Olah Sampah Organik Jadi Pupuk, DLH Surabaya Hemat Biaya Angkutan Rp6,73 Miliar per-Tahun

0
427

(foto: dok Diskominfo Kota Surabaya)

“Ini yang kemudian kami kelola menjadi kompos, sehingga mengurangi jumlah sampah,” urainya.

Menurut Dedik, pengolahan sampah organik memberikan manfaat ganda bagi Pemkot Surabaya. Selain menekan volume sampah yang masuk ke TPA Benowo, pengolahan kompos juga berdampak langsung pada efisiensi anggaran.

“Jadi mengurangi belanja pupuk Dinas Lingkungan Hidup Surabaya,” ungkap Dedik.

Dia menyatakan, kebutuhan kompos untuk pemeliharaan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Surabaya cukup besar. Karena itu, dengan memanfaatkan kompos hasil olahan sendiri, DLH Surabaya dapat menekan pembelian pupuk dari pihak luar.

Dedik menekankan, pengolahan sampah organik melalui rumah kompos juga menghemat biaya pengolahan sampah di TPA Benowo hingga Rp7,36 miliar per-tahun.

Setiap harinya, volume bahan yang masuk ke rumah kompos mencapai lebih dari 100 ton. Rinciannya, bahan dari hasil perantingan pohon, pohon tumbang, dan sejenisnya mencapai 90,41 ton per-hari. Sedangkan bahan dari sampah pasar mencapai 10,14 ton per-hari.

1 2 3

Comments are closed.