

Delapan desainer yang unjuk karya mereka di East Java Fashion Tendance 2026.
Mantan Ketua APPMI Jatim ini menambahkan, dalam berkreasi para desainer itu menggabungkann teknologi dengan fashion untuk menciptakan pengalaman yang lebih interaktif bagi penggunanya.
Sementara Lia Afif mengaku, persiapan para anggota APPMI di pentas East Java Fashion Tendance kali ini sangat minim, yakni sekitar satu hingga dua bulan.
“Tapi kami sepakat setelah lama vakum, kami harus kembali bergerak meski waktunya merepet banget,” tegasnya.
Namun, lanjut desainer senior Kota Pahlawan ini, ke-16 desainer tersebut berusaha memberi yang terbaik. “Bahan yang kami pakai tetap wastra nusantara. Di antaranya dikombinasi bunga-bunga dan kain kotak-kotak yang di tahun ini diyakini jadi tren kembali,” urainya.
Khusus di gelaran kali ini, Lia Afif menghadirkan rancangan bertema ‘Revera Royale’. “Dari bahasa Prancis yang artinya, kemegahan impian,” tandasnya.
















