
Hamid Nabhan (generate AI)
iniSURABAYA.com – Seringkali kita mendengar anggapan bahwa puisi hanyalah karya sampingan, sekadar hiasan bahasa, atau ungkapan perasaan yang tidak punya dampak nyata dalam kehidupan.
Banyak orang meremehkannya, menganggap puisi tidak bisa menghasilkan uang untuk makan, tidak bisa digunakan untuk apapun, bahkan tidak bisa menggerakkan ekonomi.
Di mata mereka puisi hanyalah serangkaian kata indah yang terbuang sia-sia, sesuatu yang lemah dan jauh dari kenyataan. Pandangan ini bukan hal baru. Ada yang pernah berkata puisi tidak membuat apa-apa terjadi, karena ia tidak bisa menghentikan peperangan.
Namun, di balik pandangan bahwa puisi tampak ‘tidak berguna’, tersimpan sebuah kebenaran mendalam: manusia bisa kehilangan banyak hal materi, namun bisa binasa dan sengsara jika kehilangan apa yang ada di dalam puisi itu.
Ya, puisi bukan sekadar tulisan. Ia adalah energi yang dikemas dalam bahasa, adalah suara dari apa yang selama ini terbungkam, isinya adalah hal-hal yang meski tak terlihat, namun sangat dibutuhkan keberadaannya.
















