Ratusan peserta antre sejak pagi hari untuk mengikuti audisi 'The Icon Indonesia' Kota Jakarta. (foto-foto: dok SCTV)
Ardhito Pramono dan Doni Arianto (VP PSRD SCTV) saat jadi juri peserta audisi ‘The Icon Indonesia’ Kota Jakarta.
Dia menekankan, bernyanyi itu tidak hanya bagus secara Teknik. “Tetapi juga harus jujur ketika menyampaikan lirik lagu sehingga butuh penghayatan yang baik,” kata Ardhito.
Senada dengan Ardhito Pramono, Doni Arianto, VP Planning Scheduling Research and Development (PSRD) SCTV berharap dapat menemukan ikon-ikon terbaik yang akan mewarnai panggung ‘The Icon Indonesia’.
Doni menambahkan, SCTV masih membuka kesempatan bagi pemilik talenta penyanyi pop terbaik dari seluruh penjuru Indonesia untuk mengikuti audisi ‘The Icon Indonesia’.
“Audisi terbuka telah ditutup di Kota Jakarta. Tetapi kami masih membuka kesempatan bagi peserta untuk mengikuti audisi daring hingga awal Maret mendatang,” paparnya.
SCTV juga akan menyelenggarakan audisi terbatas di empat kota yakni Yogyakarta, Malang, Kupang, dan Ambon. “Kami kembali mengingatkan bahwa seluruh audisi ‘The Icon Indonesia’ ini gratis. Bahkan hingga nanti ketika peserta dinyatakan lolos ke Jakarta, seluruh biaya transportasi akan ditanggung oleh SCTV,” ujar Doni Arianto. */ana/ap
















