
ILUSTRASI: Festival Rujak Uleg (foto: dok Diskominfo Kota Surabaya)
Untuk target kunjungan, Herry menambahkan bahwa Pemkot Surabaya berharap agar event ini mampu menarik lebih banyak wisatawan ke Kota Pahlawan. Menurutnya, momentum festival yang berlangsung pada bulan Mei bisa menjadi pemicu peningkatan kunjungan yang signifikan.
Herry berharap kunjungan wisatawan ke Surabaya pada bulan Mei meningkat sekitar 10–20 persen dibandingkan bulan sebelumnya. “Dengan meningkatnya kunjungan, perputaran ekonomi kota diharapkan ikut terdongkrak signifikan,” tandasnya.
Peningkatan kunjungan wisatawan ini tidak hanya akan dirasakan sektor pariwisata secara langsung, seperti hotel, restoran, dan transportasi, tetapi juga berdampak positif bagi para pelaku UMKM, pengrajin lokal, dan industri kreatif yang terlibat dalam penyelenggaraan event.
“Festival seperti Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza tidak sekadar merayakan budaya dan kreativitas, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang nyata bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya,” cetusnya. wid/pra
















