Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Anggota Dewan Pendidikan 2026-2030

“Tugas Pansel ini tidak mudah, sehingga dipilihlah akademisi yang memiliki integritas,” katanya.
Febri pun menerangkan para akademisi yang terpilih. Di antaranya, Prof Muchlas Samani dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof Dr Suryanto MSi, Psikolog dari Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Dra Ignatia Martha Hendrati ME dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim.
“Selain itu ada pula Dr Drs Suko Widodo MSi dari Unair, dan Dr Ing Ir Setyo Nugroho dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya,” ungkapnya.
Salah satu Pansel Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya, Suko Widodo mengatakan, seleksi ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemkot Surabaya bersama Dispendik dalam mencari partner dalam memajukan pendidikan yang ada di Kota Pahlawan.
“Pansel berkomitmen untuk mencari dan menemukan tokoh-tokoh yang memiliki integritas dan kompeten,” tegasnya.
Suko menyebut, pihaknya sangat terbuka kepada seluruh perwakilan unsur masyarakat untuk mendaftar sebagai calon Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya. Mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, tokoh dunia usaha, unsur organisasi masyarakat dan keagamaan.
“Salah satu tantangan Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya ke depannya adalah perkembangan dunia digital dan etika komunikasi. Untuk itu, para pendaftar diminta membuat sebuah tulisan maksimal 1.000 kata mengenai Misi Saya sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya,” tandasnya. wid/ap
















