
Shangri-La Surabaya menggelar Wedding Fair 2026 yang diikuri 50 vendor. Pengan dengan busana internasional (modern) diperagakan model. (foto: dok Shangri-La Surabaya)
iniSURABAYA.com – Asumsi yang menyebutkan bahwa angka pernikahaan di Tanah Air, khususnya Surabaya mengalami penurunan tampaknya tidak sepenuhnya benar. Setidaknya prosesi pernikahan yang dilakukan di Shangri-La Surabaya menepis ungkapan tersebut.
“Tahun lalu ada 32 prosesi pernikahan. Tahun ini, yang sudah booking saja ada 42 pasangan. Bahkan hampr 50an,” ungkap Dian Iskandar, Director of Sales & Marketing Shangri-La Surabaya kepada iniSurabaya.com, Jumat (20/2/2026).
Konsep pernikahan yang diinginkan pun sedikit yang minimalis. “Untuk pengantin modern, kisaran untuk 500-600 orang. Tetapi pengantin Jawa (tradisional) bisa mencapai 1.000-1.500 orang,” tuturnya.
Ditemui di tengah acara Wedding Fair ‘Echoes of the Horizon’, Dian meyakini perencanaan untuk menikah akan selalu ada. “Setiap orang pasti ada planning untuk menikah. Tetapi kapan dan menurut tahun bagusnya itu sesuai kesepakatan mereka dengan pasangan dan keluarga kan,” imbuhnya.
Karena meyakini bahwa wedding business tetap diperlukan, maka Shangri-La Surabaya secara rutin menggelar Wedding Fair setiap tahun dua kali dengan konsep berbeda. Yang dilakukan tim kreatif hotel bintang 5 di kawasan Surabaya Barat ini pun menyesuaikan tuntutan zaman.
















