
Rini Indriyani, Ketua PKK Kota Surabaya saat meresmikan Mobile Clinic. (foto: dok Diskominfo Kota Surabaya)
Sementara itu, dr Nikolas Dwi Susanto MKes, Direktur Waron Hospital mengungkapkan bahwa mobil ini bukan sekadar sarana transportasi, melainkan klinik reproduksi terpadu yang diklaim sebagai salah satu konsep pertama di Indonesia.
Fasilitas yang tersedia di dalam Mobile Clinic ini, antara lain pemeriksaan USG untuk kehamilan dan skrining tumor dan kanker payudara, skrining kanker serviks melalui pemeriksaan darah, papsmear, atau IVA test.
Mobil pemeriksaan tersebut juga dilengkapi tenda lipat dan layar monitor untuk penyuluhan nutrisi anak dan kesehatan keluarga, serta konsultasi kesehatan anak hingga prosedur medis sederhana.
“Kami menyadari layanan kesehatan tidak boleh murni bisnis, harus ada sisi humanis. Kami memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dan teknologinya, sementara Pemkot melalui Dinas Kesehatan dan PKK memiliki datanya. Sinergi ini memastikan bantuan kami tepat sasaran,” kata dr Nikolas.
Mobile Clinic ini dijadwalkan berkeliling ke kecamatan-kecamatan di Surabaya sebanyak dua kali dalam sebulan dengan target menjangkau minimal 25 lokasi dalam satu tahun. */wid/ap
















