Sempat Terdampar di Surabaya, Ternyata Begini Masa Lalu D’Masiv di Awal Kariernya

0
781

Personel D’Masiv saat masih berlima pose di area Taman Budaya Jawa Timur.

iniSURABAYA.com – D’Masiv sempat terdampar di Surabaya? Perjalanan grup band asal Jakarta yang sempat terseok-seok di awal karier mereka di jagad musik Tanah Air ini sempat diunggah sang vokalis, Rian, di akun Twitternya @RianEkkyP.

Tahun 2006 pernah terdampar 2 minggu di surabaya..tinggal di taman budaya jatim.. tidur hanya beralaskan tiker,” tulisnya di akun media sosial tersebut, Selasa (27/6/2023).

Pemilik nama Rian Ekky Pradipta ini menambahkan,”untuk bertahan hidup setiap malam manggung di café atau bar..manggung di sela2 homeband istirahat.. dibayar pakai nasi goreng. Yang penting bisa makan.”

Di akhir unggahannya, Rian mengungkap rasa syukurnya. “Alhamdulillah, kami ber 5 masih Bersama hingga kini dan insya Allah Selamanya..”

Unggahan pada pukul 08.17 WIB itu kontan mendapat respons para warganet, khususnya penggemar grup band yang diperkuat personel Rian (vokal), Nurul Damar Ramadan (gitar), Dwiki Aditya Marsall (gitar), Ravvi Kurniawan Iskandar Dinata (bas), Vegry Harindah Husain (kibor), dan Wahyu Piadji (drum) ini.

“Gak sempat makan rujak cingur mas?” celetukan pemilik akun @DavidW ini langsung direspons Rian,”sempat bagi 5”

“Lho lho  lho temen taa rek…wah perjuanganmu sangat cuk…wis saiki syukur matur suwun nang gust iambi sakabehe yo pengalaman…yo konco..yo wong tuwo…akeh lah…” tulis @arifin_as.

Sementara pemilik akun @irwanyangmana menambahkan,”O…pantasan waktu video klip jangan menyerah mukanya menghayati banget ya mas. Jadi paham sekarang.”

D’masiv yang dibentuk pada 3 Maret 2003 bisa jadi termasuk grup band yang langka. Pasalnya selama 20 tahun perjalanan mereka, hingga kini personelnya tetap bertahan bersama.

Asal Nama D’Masiv
Nama D’Masiv berasal dari kata dalam bahasa Inggrismassive yang maknanya pengharapan agar bisa meraih hasil sebaik mungkin di kancah musik nasional. Pada Tahun 2006 Massive –sebelum berganti nama menjadi D’masiv—pernah memulai debut album pertama mereka berjudul ‘Menuju Nirwana’ di bawah label indie Malta Music Indonesia.

Namun album pertama mereka dengan nama Massive kurang laku di pasaran. Nama mereka mulai melambung setelah berhasil memenangkan kompetisi musik A Mild Live Wanted di tahun 2007.

Saat mengikuti ajang tersebut, mereka sudah berganti nama menjadi D’Masiv dengan hits single ‘Tak Bisa Hidup Tanpamu’. D’Masiv akhirnya merilis debut album pertama mereka berjudul ‘Perubahan’ di tahun 2008 dengan judul lagu ‘Cinta Ini Membunuhku’ sebagai lagu andalannya.

Lagu ini sangat populer sehingga semakin melambungkan nama mereka di kancah musik nasional. Di akhir tahun 2008, D’Masiv membuat wadah perkumpulan bagi para penggemarnya dengan nama Massiver. ap/dbs

Comments are closed.