
Antea Putri Turk
iniSURABAYA.com – Di tengah riuh peringatan Hari Musik Nasional (Harmunas) dan hari kelahiran Wage Rudolf Soepratman, sebuah kabar menggembirakan datang dari dunia musik Indonesia.
Seolah membuka peti harta karun yang lama terkubur, sebuah lagu lama karya sang komponis kebangsaan kembali muncul ke permukaan setelah lebih dari seratus tahun menghilang dari catatan sejarah. Lagu itu berjudul ‘Ratap Si Parto’.
Karya ini diyakini diciptakan Soepratman sekitar era 1920-an untuk pertunjukan toneel atau sandiwara panggung yang populer pada masa Hindia Belanda.
“Penemuan lagu tersebut berawal dari penelusuran arsip yang dilakukan pustakawan Khusnul Khatimah di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia,” ungkap Rokim Dakas, Humas Harmunas 2026 dalam rilis yang dikirim ke redaksi iniSurabaya.com.
Dalam penelusuran itu ditemukan kembali partitur lagu yang lama tak diketahui keberadaannya. Temuan ini segera menarik perhatian para peneliti musik dan pecinta sejarah kebudayaan Indonesia.
















