
Para desainer yang unjuk karya anyar mereka pada Jumat (6/3/2026) adalah Gita Orlin, Lita Berlianti, Yeny Ries, Lia Afif, Riris Ghofir, Zayna The Label X Wiwied Mayasari, Arinna Premium Hijab, dan Saffana X Solher.
Giliran pada hari berikutnya (Sabtu, 7/3/2026) para model akan melenggang di runway membawakan karya Lia Soraya, Tamer House, Arabelle Scarf, Nila Purri, Lascada Male, Lascada Female, Ch Label, Aldi, dan Mshee.
Dian menekankan, Mufway tak sekadar pentas fashion, tetapi juga memiliki misi untuk mendukung pertumbuhan industri fashion muslim dan UMKM Indonesia. Saat ini, Indonesia secara konsisten menempati peringkat tiga besar dunia dalam ekosistem fashion muslim, bersama negara seperti Turkey, Malaysia, dan United Arab Emirates.
Industri kreatif modest fashion Indonesia juga mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, dengan rata-rata 18,2 persen per tahun, didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup Islami yang modern dan stylish.
Dengan dukungan desainer berbakat serta kualitas produk yang semakin diakui secara internasional, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemasok utama fashion muslim dunia.
Melalui Mufway, para pengunjung tidak hanya dapat menikmati pertunjukan fashion yang inspiratif, tetapi juga menemukan berbagai produk kreatif lokal yang berkualitas tinggi. Acara ini diharapkan dapat menjadi platform kolaborasi antara desainer, pelaku UMKM, serta masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia. */ap

















