
Besutan adalah kesenian rakyat yang merupakan cikal bakal ludruk. Meimura yang berperan sebagai tokoh Besut mengharapkan pentas keliling ini dapat menggairahkan pertumbuhan dan perkembangan seni ludruk agar tidak terancam kepunahan.
“Pentas ludruk sesungguhnya dapat dilakukan tanpa tergantung gedung dan panggung, tanpa grup besar, tanpa kelengkapan lain yang selama ini dianggap menjadi halangan,” tegas Meimura.
Sebagaimana biasa, sesudah pementasan dipungkasi dengan sarasehan, yang kali ini menghadirkan Arif Rofiq dan Ribut Wiyoto. Sebelum pentas utama akan disajikan penampilan kelompok karawitan.
Pentas berikutnya dilakukan di Jombang (18/4), Nganjuk (25/4). Kota-kota lain yang dijadwalkan adalah Mojokerto, Kediri, Nganjuk, Madiun, Malang, dan Jember. */ap
















