Dr Irwan Dwi Arianto Luncurkan Buku PseudoPower: Soroti Kuasa Semu di Era Algoritma

Dr Irwan Dwi Arianto SSos MIKom
Situasi ini melahirkan echo chamber, yakni kondisi ketika seseorang terus-menerus terpapar pada keyakinan yang sejenis sampai menganggap pandangan di luar komunitasnya sebagai sesuatu yang salah atau tidak sah.
Buku ini melihat bahwa algoritma bukan sekadar alat teknis, melainkan arsitek keterlihatan yang ikut menentukan siapa yang muncul, siapa yang tenggelam, dan narasi mana yang dianggap penting.
PseudoPower juga menonjol dari sisi metodologi. Buku ini memadukan Social Network Analysis untuk membaca struktur jaringan komunikasi dengan pendekatan discourse analysis berbasis data untuk memahami bagaimana narasi dibentuk, disebarkan, dan dipertahankan dalam ruang digital.
Struktur isi buku memang menunjukkan pembahasan tentang SNA, analisis discourse kritis berbasis data, netnografi, hingga model kolaborasi riset komunikasi big data melalui Asigta (Analisis Komunikasi Big Data).
Dalam proses itu perangkat seperti NodeXL dan Asigta dipakai untuk memetakan aktor, percakapan, hubungan antar-akun, serta pola pengaruh digital. Pendekatan ini membuat buku ‘PseudoPower’ tidak berhenti pada kritik normatif tetapi juga menawarkan perangkat baca yang lebih sistematis terhadap dinamika komunikasi digital.
















