Pemkot Surabaya Perkuat Pencegahan Penyakit Lewat Integrasi Data Rekam Medis Elektronik

0
13

Selain itu, dr Billy menyebut, hasil pemetaan juga akan dimanfaatkan untuk kepentingan riset akademik guna menghasilkan solusi kesehatan yang lebih tepat sasaran. “Sehingga kita menemukan solusi yang betul-betul akurat dari satu penelitian yang benar dan punya tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan,” tandasnya.

Sementara itu, Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya meminta agar sistem rekam medis elektronik tidak hanya digunakan oleh Dinas Kesehatan, tetapi juga melibatkan seluruh rumah sakit di Kota Pahlawan.

“Nanti semua direktur rumah sakit dikumpulkan, bentuk sebuah komunitas dokter atau rumah sakit. Nanti semua itu rekam medisnya muncul di situ,” ujar Cak Eri Cahyadi, sapaan akrab Wali Kota Surabaya ini.

Ia juga menekankan pentingnya sistem rekam medis untuk memastikan pasien tetap terpantau, terutama bagi warga kurang mampu. “Kalau ternyata dia tidak kontrol pada hari itu, maka tugas kami sebagai pemerintah turun ke rumahnya, kasih obat. Ya ini kenapa kami membutuhkan yang namanya rekam medis,” ucapnya.

Cak Eri menjamin pemanfaatan data rekam medis tetap berada dalam koridor kerahasiaan dan hanya digunakan untuk kepentingan layanan kesehatan. “Kalau disampaikan ke publik, itu yang salah, tapi kalau rekam medis itu masuk dalam koridor rumah sakit-rumah sakit, yang digunakan untuk pencegahan kesehatan itu diperbolehkan,” urainya.

Dengan sistem ini, Cak Eri menargetkan upaya pencegahan penyakit melalui pemantauan berbasis data dapat dilakukan dengan lebih akurat. “Karena bagaimanapun pencegahan itu lebih bagus daripada ketika kita sakit,” pungkasnya. */ana/ap

1 2 3

Comments are closed.