
Selain itu, lanjut Paulina, pameran tersebut sebagai ekspresi seni. “Menjadikan bunga sebagai metafora keindahan, kedamaian, dan keragaman kekayaan alam nusantara yang dituangkan dalam kanvas,” urainya.
Menurut Paulina yang juga pendiri Perwajati, pameran lukisan ‘Untaian Bunga Nusantara’ juga sebagai ajang silaturahmi dan edukasi yang mempertemukan para seniman lintas generasi untuk saling bertukar inspirasi, serta memperkenalkan dunia melukis kepada masyarakat luas.
“Dan tentu juga untuk memperkuat komunitas. Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan eksistensi dan soliditas Perwajati sebagai wadah kreativitas wanita Jawa Timur agar seni rupa Jatim semakin maju dan berkembang,” pungkasnya. */ap
1 2














