
“Ini bukan sekadar adaptasi lagu ke medium yang berbeda, tetapi kesempatan melihat musik kami hidup, bergerak, dan menemukan makna baru di hadapan penonton,” lanjut Angga.
Dukungan juga datang dari Indonesia Kaya yang menilai pertunjukan ini sebagai contoh bagaimana seni pertunjukan dapat menghadirkan cerita yang dekat dengan tantangan masa depan sekaligus membuka ruang kreatif bagi generasi muda.
Tingginya antusiasme publik terlihat dari tiket presale yang habis dalam hitungan hari. Karena itu, jadwal pertunjukan yang semula hanya berlangsung pada 3-5 Juli diperpanjang hingga 12 Juli 2026.
Bagi para penggemar Maliq & D’Essentials, musikal ini menjadi kesempatan melihat lagu-lagu favorit mereka hadir dalam bentuk yang sama sekali berbeda—lebih hidup, lebih visual, dan penuh makna baru. */wid/ap

















