
Pemilihan Jalan Tunjungan bukan tanpa alasan. Kawasan yang menjadi salah satu ikon wisata dan pusat aktivitas masyarakat Surabaya itu dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dari kegiatan tersebut, peserta berhasil mengumpulkan sejumlah sampah yang kemudian dipilah sebelum disalurkan ke fasilitas pengelolaan sampah yang sesuai.
Komitmen terhadap lingkungan, menurut Supriyanto, tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Dalam operasional sehari-hari, Kampi Hotel Tunjungan juga terus mendorong berbagai praktik ramah lingkungan, mulai dari pengurangan penggunaan plastik sekali pakai hingga program efisiensi energi.
Melalui aksi sederhana di jantung Kota Surabaya itu, Kampi Hotel Tunjungan berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memulai perubahan dari langkah kecil. Sebab, menjaga bumi tidak selalu membutuhkan gerakan besar, tetapi cukup dimulai dari kepedulian terhadap lingkungan di sekitar kita. */ana/ap
















