Cornea Master Class Perkuat Kampanye Donor Kornea: Tantangan Terbesar Ternyata Bukan Soal Medis

0
180


Sejak pertama kali digelar pada 2021, program tersebut telah melahirkan sekitar 250 tenaga eksisi kornea yang kini tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mereka menjadi ujung tombak proses pengambilan jaringan kornea sekaligus berperan menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai donor kornea.

Bukan Seluruh Mata yang Diambil
Cesa mengungkapkan, tantangan terbesar justru bukan berasal dari aspek medis, melainkan masih kuatnya stigma di masyarakat. Banyak keluarga calon donor menolak karena mengira seluruh bola mata akan diambil sehingga jenazah kehilangan matanya.

“Padahal yang diambil hanya lapisan bening paling depan mata, yaitu kornea. Bentuk wajah maupun mata jenazah tetap terjaga, sehingga anggapan bahwa mata akan hilang sama sekali itu tidak benar,” tuturnya.

Kesalahpahaman tersebut membuat banyak orang yang sebenarnya ingin mendonorkan kornea akhirnya mengurungkan niatnya. Padahal, satu donor dapat memberikan harapan baru bagi penderita gangguan kornea agar kembali melihat.

Berhadapan dengan Adat dan Budaya
Selain minimnya pemahaman, pelaksanaan donor kornea juga menghadapi tantangan budaya, adat istiadat, hingga regulasi daerah yang berbeda-beda.

1 2 3 4

Comments are closed.