Menjelang 25 Tahun Berkarya, The Rain Pulang ke Akar lewat Lagu ‘Semoga Dia Bahagia’

0
25


Lewat ‘Semoga Dia Bahagia’, The Rain seolah mengajak pendengarnya kembali ke awal tahun 2000-an. Warna musik yang sederhana namun hangat kembali terdengar lewat petikan gitar yang ringan, harmoni vokal empat personelnya, melodi yang mudah diingat, serta lirik lugas yang menjadi ciri khas mereka sejak awal berkarya.

Drummer Aang Anggoro mengungkapkan, nuansa tersebut memang tidak muncul begitu saja. Lagu ini lahir dari pengaruh musik yang membentuk identitas The Rain di masa awal, seperti karya-karya Gin Blossoms, Counting Crows, Soul Asylum, dan deretan band alternative rock era 1990-an.

“Dulu kami cukup terpengaruh oleh karya-karya mereka,” ungkap Aang, yang sebelum bergabung dengan The Rain juga pernah menjadi drummer band Yogya, Crossbottom, yang kerap membawakan lagu-lagu Counting Crows.

Menariknya, ‘Semoga Dia Bahagia’ bukanlah lagu yang sejak awal dipersiapkan menjadi single utama. Saat itu, The Rain sedang menggarap beberapa materi baru di studio ketika Indra memperdengarkan lagu tersebut kepada personel lainnya.

Respons yang muncul justru di luar dugaan. Begitu mendengar lagunya, keempat personel langsung menyusun aransemen bersama dan sepakat menjadikannya sebagai single terbaru.

1 2 3

Comments are closed.