
(foto: dok Diskominfo Surabaya)
Ridzotullahmad menegaskan, antusiasme masyarakat dan wisatawan baik domestik maupun mancanegara sangat tinggi. Hal ini terlihat dari padatnya penonton sejak hari pertama saat para delegasi melakukan wisata susur sungai Kalimas, mengunjungi Museum Pendidikan, hingga tampil di kawasan Kota Lama Surabaya.
“Kemarin waktu di event Kota Lama itu cukup ramai sekali. Delegasi yang hadir di sini kemarin juga hadir di sana,” katanya.
Ridzotullahmad menambahkan bahwa ajang ini menjadi momentum penting untuk mempromosikan wisata Surabaya ke tingkat internasional sekaligus memperkuat dan membuka peluang hubungan Sister City, baik yang sudah terjalin seperti Surabaya dan Xiamen ataupun kerjasama lainnya.
Dampak positif acara ini turut dirasakan langsung oleh para pengisi acara. Shakira Martandjelika, penari asal Bali yang kini menetap di Surabaya, mengaku bangga bisa membawakan Tari Legong Condong di hadapan masyrakat Surabaya.
Bagi Shakira, festival lintas budaya seperti ini sangat krusial, terutama bagi generasi muda atau Gen Z yang saat ini dinilai terlalu larut dalam dunia digital.
















