Anak Laki-Laki Juga Rentan Jadi Korban Kekerasan, FPPI Surabaya dan KONI Jatim Serukan Ruang Aman

0
4

Atlet Muda juga Butuhkan Ruang Aman
Pesan tersebut menjadi semakin relevan ketika diterapkan di lingkungan olahraga. Dunia olahraga mempertemukan anak-anak dengan pelatih, pembina, senior, sesama atlet, dan berbagai situasi kompetitif yang membutuhkan perhatian terhadap aspek keamanan dan kesehatan mental.

Sebanyak 25 atlet remaja laki-laki dari cabang olahraga wushu, taekwondo, bulutangkis, senam, dan panjat tebing mengikuti sesi edukasi dalam kegiatan tersebut. Mereka didampingi para pelatih dan mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mengenali rasa aman, berani bercerita, serta mencari bantuan ketika menghadapi persoalan.

Keterlibatan KONI Jawa Timur menjadi bagian penting karena pembinaan atlet usia muda tidak hanya menyangkut prestasi, tetapi juga pembentukan karakter dan kesehatan mental.

M Nabil, Ketua Umum KONI Jawa Timur, menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, lingkungan olahraga seharusnya menjadi tempat anak-anak berkembang tanpa dibayangi rasa takut.

“Dunia olahraga harus menjadi tempat terbaik bagi anak-anak untuk tumbuh, berprestasi, dan membentuk karakter tanpa rasa takut. KONI Jatim siap mengintegrasikan standar perlindungan atlet muda, baik laki-laki maupun perempuan, ke dalam regulasi internal, pelatihan pelatih, dan tata kelola pembinaan atlet di seluruh Jawa Timur,” ujarnya.

1 2 3 4 5

Comments are closed.