Bukan Sekadar Lomba, Gerakan Pisang Danor Surabaya Dimulai dari Dapur Rumah

0
23

Fokus Kurangi Sampah Organik
Rini Indriyani, Ketua TP PKK Kota Surabaya  menegaskan, fokus utama Pisang Danor adalah pengelolaan sampah organik.  Menurutnya, pengelolaan sampah anorganik di Surabaya sudah cukup berkembang melalui keberadaan bank sampah di berbagai kampung. Tantangan berikutnya adalah mengurangi volume sampah organik yang setiap hari dihasilkan rumah tangga.

“Pembiasaan itu harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga. Di rumah, aktivitas memasak dan menghasilkan sampah terjadi setiap hari, sehingga perubahan perilaku paling efektif dimulai dari sana,” imbuhnya.

Salah satu indikator penilaian lomba adalah kemampuan peserta mengurangi volume sampah harian. Semakin besar pengurangan sampah yang berhasil dilakukan melalui pengolahan mandiri, semakin tinggi nilai yang diperoleh.

6 RW Wakili Setiap Kecamatan
M Fikser, Kepala DLH Kota Surabaya mengatakan, setiap kecamatan akan mengirimkan enam RW terbaik yang sebelumnya diseleksi di tingkat kelurahan.

Ia menekankan, keberhasilan pemilahan sampah harus dibarengi dengan sistem pengelolaan yang benar agar sampah yang sudah dipisahkan tidak kembali tercampur saat proses pengangkutan.

1 2 3 4

Comments are closed.