Catatan Khusus Hamid Nabhan: Resonansi Ragam Diri Hence Virgorina

0
1

iniSURABAYA.com – ​Dalam beberapa waktu terakhir, Hence Virgorina memang konsisten menggeluti dunia lukis abstrak. Lewat karya berjudul ‘Resonansi Ragam Diri’, sebuah karya berukuran 120×70 cm dengan bahan akrilik di atas kanvas, Hence merekam dinamika emosi manusia, khususnya jelajah rasa yang ia alami sendiri.

​Berikut catatan khusus Hamid Nabhan tentang seniman yang mulai aktif berkarya secara otodidak sejak tahun 2011 tersebut. Menurut Hamid, lukisan ini menjadi wadah tempat bertemunya harapan, kekecewaan, hingga kegembiraan yang datang silih berganti, saling bergesekan dan bertabrakan antara hati dan pikiran.

Proses melukisnya dilakukan secara mengalir dan spontan tanpa sekat yang mengekang. ​Setiap sapuan warna, lekukan garis, dan tumpukan tekstur dibiarkan bergerak bebas mengikuti arus perasaan.

Benturan antara pertimbangan akal dan luapan rasa tidak ditahan, melainkan dibiarkan melebur menciptakan harmoni baru di atas kanvas.

​Seperti pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib,”Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik.” Pendekatan spontan ini memberi ruang bagi setiap gejolak emosi pribadinya, termasuk rasa kecewa, untuk diolah menjadi sebuah keindahan yang hadir secara alami tanpa terikat aturan yang kaku.

​Melalui Resonansi Ragam Diri, ungkapan batin Hence Virgorina diajak bertaut dengan siapa pun yang melihatnya, menuntun kita untuk kembali mendengarkan gema di dalam batin masing-masing, serta merayakan setiap pasang surut emosi yang pada akhirnya membentuk utuhnya perjalanan hidup. *

Comments are closed.