
Staf Dafam Pacific Caesar Surabaya mengenakan busana tradisional saat menjalankan tugas mengibarkan bendera di peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI. (foto-foto: dok DFC)
“Menjalankan tugas upacara dengan mengenakan pakaian tradisional memberikan rasa bangga yang luar biasa. Ini bukan sekadar formalitas tahunan, melainkan wujud rasa cinta kami terhadap warisan budaya Nusantara yang kekal dan harus terus kita lestarikan,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Maria Ristiany, Marketing Communication Dafam Pacific Caesar Surabaya. Dia menyatakan, mengenakan pakaian adat daerah masing-masing membuat perayaan kemerdekaan terasa lebih personal.
“Momen 17 Agustus selalu kami nantikan. Bertugas dengan pakaian adat daerah sendiri membuat suasana upacara terasa lebih dekat di hati dan membakar semangat kami untuk terus berkarya demi kemajuan Indonesia,” tuturnya.
Usai upacara, suasana berlanjut dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh karyawan. Perayaan kemudian ditutup dengan pembagian hadiah untuk peserta dengan kostum adat terbaik.
Bagi Dafam Pacific Caesar Surabaya, perayaan HUT ke-81 RI tersebut bukan hanya tentang mengenang kemerdekaan. Ada pesan sederhana yang ingin dibawa: perbedaan budaya tidak menjadi alasan untuk terpisah, tetapi justru dapat menjadi kekuatan ketika dirayakan bersama.
Melalui momentum tersebut, Dafam Pacific Caesar Surabaya juga menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh sekaligus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri pariwisata di Kota Surabaya. */ana/ap

















