Dari Trem Batavia hingga Whoosh: Perjalanan Panjang Kereta Listrik Indonesia Selama Lebih dari Satu Abad

0
3

Trem Listrik di Batavia
Pemanfaatan listrik pada transportasi rel Indonesia dimulai melalui hadirnya trem listrik di Batavia. Pada 10 April 1899, trem listrik resmi beroperasi sebagai transportasi umum massal baru di Batavia.

Armada trem listrik tersebut didatangkan dari pabrik Dyle et Bacalan, Belgia, dan dioperasikan oleh Batavia Elektrische Tram Maatschappij (BETM).

Peresmian trem listrik dilakukan di belakang Bataviasche Planten En Dierentuin atau Kebun Binatang Batavia di kawasan Cikini, Menteng. Di lokasi tersebut juga dibangun depo trem BETM yang dilengkapi fasilitas bengkel serta ruang mesin pembangkit tenaga listrik.

Pada masa awal operasionalnya, jaringan trem listrik Batavia menghubungkan sejumlah kawasan seperti Harmoni, Tanah Abang, Menteng, Kramat, Pasar Senen, Pintu Besi, hingga Stasiun Batavia.

Kehadiran trem listrik menjadi salah satu tonggak awal penggunaan teknologi listrik pada transportasi berbasis rel di Indonesia.
Perkembangan teknologi listrik kemudian berlanjut pada sistem kereta api. Setelah pembangunan infrastruktur elektrifikasi dilakukan, kereta listrik pertama Indonesia mulai beroperasi pada 6 April 1925 melalui lintas Tanjung Priok–Meester Cornelis (Jatinegara).

1 2 3 4 5 6

Comments are closed.