
“Dengan disiarkan melalui MOJI dan Vidio, diharapkan LVM dapat menjadi etalase talenta-talenta muda voli unjuk kemampuan sehingga ada semangat kompetitif di pentas nasional,” tutur Banardi.
Pada penyelenggaraan perdananya, LVM 2026 diikuti oleh 36 tim dari 24 perguruan tinggi di tiga wilayah, yang terdiri dari 18 tim putra dan 18 tim putri, dengan total 60 pertandingan dalam 15 hari pertandingan.
Persaingan di sektor putra akan melibatkan tim dari berbagai perguruan tinggi yang tersebar di tiga kota.
Di Seri Yogyakarta, terdapat Universitas Nusa Megarkencana (UNMEKA) Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang, Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJAYA) Yogyakarta, dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.
Sementara di Seri Surabaya, diikuti Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Bojonegoro (UNIGORO), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Wiraraja Madura (UNIJA) Sumenep, STKIP PGRI Pacitan, serta Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri.
Adapun dari Seri Jakarta, sektor putra diwakili oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi, STIE Syariah Mitra Karya (STIES MIKAR) Bekasi, IPB University (IPB) Bogor, Budi Luhur University (BLU) Jakarta, serta Universitas Trisakti (USAKTI) Jakarta.

















