Siapa Bilang Seniman Daerah Harus Pindah ke Yogya? Simak Dulu Pengalaman 3 Perupa Ini

0
0

iniSURABAYA.com – Haruskah seorang seniman pindah ke Yogyakarta, Bandung, atau Jakarta agar bisa masuk ke medan seni rupa kontemporer Indonesia? Pengalaman tiga perupa kali ini justru menunjukkan sebaliknya.

Tempat tinggal dan lokasi berkarya tidak lagi menjadi batas utama. Yang jauh lebih menentukan adalah kemampuan membangun jejaring, menemukan ruang untuk hadir, dan terlibat dalam percakapan seni yang lebih luas.

Itulah simpulan yang dikemukakan Nirwan Dewanto ketika memandu diskusi (Wicara Seniman) di Balai Budaya, Balai Pemuda, Surabaya, Sabtu (17/10/2026). Program publik Artsubs ini menghadirkan tiga perupa Jawa Timur, yaitu Garis Edelweiss (Pasuruan), Ufa Faizah  (Situbondo), dan Dwi Januartanto (Lamongan).

Ketiganya adalah peserta pameran seni kontemporer yang berlangsung di Balai Pemuda sejak 19 September hingga 8 November nanti.

Nirwan yang juga menjadi salah satu kurator itu menyebutkan, perubahan teknologi komunikasi membuat peta tersebut semakin terbuka. Internet telah memangkas jarak yang dulu menjadi persoalan serius. Surabaya dan Yogyakarta, misalnya, kini bukan dua ruang yang terpisah jauh.

1 2 3 4 5 6 7

Comments are closed.