
Nanang Widjaya hadirkan 16 lukisan cat air yang menceritakan perjalanan dari Indonesia hingga Mancanegara. (foto-foto: dok)
Keberagaman objek tersebut juga menunjukkan bagaimana pengalaman berpindah tempat dapat memperkaya proses kreatif seorang seniman.
Satu lokasi mungkin meninggalkan kesan melalui bentuk bangunannya. Tempat lain bisa menarik perhatian karena cahaya, warna, atau suasana yang sulit diulang persis sama pada kesempatan berikutnya.
Semua pengalaman itu kemudian hadir kembali dalam lukisan, memungkinkan pengunjung menikmati perjalanan yang mungkin belum pernah mereka alami sendiri.
Pameran tersebut dibuka secara resmi pada Kamis (8/10/2026) oleh Abdul Kohar Jabarullah, seorang pencinta seni (art lover). Acara pembukaan juga diisi dengan sesi Rupa Kata bersama Heti Palestinia Yunani, Agus Dermawan T, dan Dr Suwarno Wisetrotomo MHum.
Sebelumnya, Nanang baru kembali dari Korea sehari sebelum pembukaan pameran, menambah konteks perjalanan yang menjadi bagian dari aktivitas artistiknya.
Ketika Lukisan Menjadi Cara Mengingat
Judul ‘Journey of Watercolor #2’ menempatkan perjalanan sebagai benang merah pameran. Namun, yang ditawarkan bukan sekadar kumpulan pemandangan dari berbagai tempat.

















