
Sejumlah brand dari Rusia, Eropa, Afrika, Amerika Utara, dan Amerika Latin turut memperkenalkan koleksi mereka di ajang Moscow Fashion Week. India diwakili oleh KGL, brand milik desainer Kanika Goyal yang masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30. (foto-foto: dok/IST)

Limak by Kamil
Dalam koleksi Arc Echo, Goyal menampilkan jaket dan celana yang dibuat dari potongan-potongan denim yang tidak terpakai, serta busana rajut bermotif mozaik. Goyal memandang partisipasinya sebagai bagian dari perkembangan brand independen yang tengah bertumbuh.
“Bagi sebuah brand muda, eksposur seperti ini dapat membuka peluang kolaborasi yang bermakna, akses ke pasar baru, serta pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana karya mereka diterima di berbagai budaya,” ujar Goyal.
Dia menambahkan, platform seperti Moscow Fashion Week membantu desainer membangun pengakuan di tingkat internasional tanpa kehilangan karakter dan identitas lokal yang sejak awal menjadi kekuatan karya mereka.
Limak by Kamil, brand milik desainer asal Sri Lanka, Kamil Hewavitharana, juga menarik perhatian di Moscow Fashion Week. Koleksinya mengangkat batik, teknik yang juga akrab bagi masyarakat Indonesia.
Ia memadukan motif tradisional yang dirancang khusus untuk koleksi tersebut dengan material sutra, renda, organza, dan jacquard. Hasilnya adalah siluet modern dengan potongan yang detail dan sentuhan akhir yang dikerjakan secara manual.
















