
Herna menjadi academia terakhir perwakilan Singapura yang tersenggol dari D'Academy Asia 6.

Herna menjadi academia terakhir perwakilan Singapura yang tersenggol dari D’Academy Asia 6.
iniSURABAYA.com – Perebutan posisi paling bergengsi di kompetisi D’Academy Asia 6 terus berlanjut. Di episode Selasa (4/7/2023) menampilkan grup terakhir di babak Top 30 D’Academy Asia 6 yakni dr Iqhbal (Indonesia), Hazman Sanjaya (Malaysia), Herna (Singapore), Izzat Ramlee (Brunei Darussalam), Paul Rosa (Filipina), dan Romy (Timor Leste) dari Grup 5.
Pada babak Top 30, keenam academia ditantang tampil secara battle dan menyanyikan satu judul lagu. Enam komentator hadir langsung memberi saran serta komentar untuk penampilan academia yakni Nassar (Indonesia), Selfi Yamma (Indonesia), Soimah (Indonesia), DJ Daffi (Brunei Darussalam), fashion guru Diana Putri (Indonesia), serta Sheer Angullia (Singapore) yang untuk pertama kalinya hadir di Studio Indosiar sebagai komentator.
Battle antara dr Iqhbal dengan Paul Rosa sukses membuka kompetisi di Konser D’Academy Asia 6 Top 30 Grup 5. Seluruh komentator tidak ragu untuk memberi standing ovation dan memberi pujian untuk penampilan kedua kontestan ini.
“Saya masih ingat ketika itu Hendro Saky sebagai juri memberi pujian untuk Paul mengenai improvisasi yang ditampilkan. Kali ini saya pertama kali menemukan improvisasi cengkok yang diberikan oleh dr Iqhbal kemudian Paul tidak mau kalah,” puji Soimah.
Soimah menegaskan penampilan seperti itu yang diharapkan bisa dijaga. Meski saling berkompetisi tetapi chemistry tetap dapat. Atas komentar tersebut, Paul Rosa mengaku terus berusaha memberikan penampilan terbaiknya.

Perolehan total nilai akhir dari Dewan Juri menempatkan Herna di posisi terendah.
Selanjutnya giliran Izzat Ramlee dan Romy yang berjuang menaklukkan panggung D’Academy Asia 6.
Berbeda dengan dr Iqhbal dan Paul Rosa sebelumnya, kali ini Izzat Ramlee dan Romy hanya mendapat lima standing ovation dari komentator.
Soimah menjadi satu-satunya komentator yang tidak memberikan standing ovation. “Saya sangat menikmati penampilan kalian terutama ketika Romy menyanyi sambil berjoget. Itu menghibur sekali. Namun Izzat masih terlihat kurang menikmati.” komentar Sheer Angullia.
Hazman Sanjaya dan Herna menjadi penampil battle terakhir dari Grup 5 yang mendapat banyak saran dari komentator, salah satunya Selfi Yamma. “Meski tetap dapat menikmati, tadi aku juga menjadi salah satu komentator yang tidak memberi standing ovation,” katanya.
Selfi Yamma memberi saran untuk Hazman yang diakuinya sudah memiliki cengkok dangdut bagus. “Hanya terlihat ragu-ragu ketika di nada tinggi. Kalau buat Herna masih terlihat mikir ketika menyanyi di bagian yang ada cengkok dangdutnya,” tutur Selfi.
Setelah enam academia tampil secara battle, seluruh penampilan mereka dinilai oleh dewan juri perwakilan delapan negara participant dan menentukan satu nama ‘unsafe’ dari masing-masing pasangan battle.
Tiga academia dengan posisi ‘unsafe’ akan mendapat second chance untuk kembali menyanyi secara solo dan dinilai langsung oleh ke-8 juri demi memperebutkan dua tiket terakhir menuju babak Top 25 D’Academy Asia 6, sementara satu academia dengan total nilai terendah harus tersenggol.
dr Iqhbal, Herna, dan Izzat Ramlee merupakan tiga academia ‘unsafe’ dari Grup 5. Sementara Hazman Sanjaya, Paul Rosa, dan Romy memastikan diri lebih dulu untuk melaju ke babak Top 25 D’Academy Asia 6.
Perolehan nilai akhir dari para juri menempatkan dr Iqhbal di posisi teratas dan disusul Izzat Ramlee. Herna yang merupakan satu-satunya perwakilan Singapura yang tersisa juga harus menghentikan perjuangannya di panggung D’Academy Asia 6 malam itu.
’Home Sweet Home’
Dua puluh lima academia terbaik yang berhasil lolos ke babak Top 25 D’Academy Asia 6 g telah terbagi menjadi 5 grup dan akan kembali memulai pertarungan sengit malam nanti dengan tema ’Home Sweet Home’.
Grup 1 akan membuka kompetisi di babak Top 25 yakni Beby Acha (Malaysia), Caro (Timor Leste), Kier King (Filipina), Melly Lee (Indonesia), dan Wang (Thailand). Konser D’Academy Asia 6 Top 25 Grup 1 akan ditayangkan oleh Indosiar Rabu (5/7/2023) Live sejak pukul 20.00 WIB. ana
















