Menuju Jatim sebagai Provinsi Wisata : Wujudkan Experiential Tourism untuk Respons Tren Adventure Tourism

0
1126

ILUSTRASI : Wisata alam masih jadi favorit bagi keluarga saat menikmati liburan.

CATATAN REDAKSI :
Begitu banyak potensi wisata di Jawa Timur. Beberapa di antaranya sudah dikenal dunia. Namun, tak sedikit yang masih ‘terpendam’. Kini, sektor kepariwisataan makin diseriusi untuk jadi andalan. Sejumlah pembangunan telah disiapkan.

Pada 2030 mendatang, Indonesia diprediksi menjadi salah satu negara dengan tingkat perekonomian tinggi di dunia. Salah satunya ditopang dengan industri wisatanya. Prediksi McKinsey Indonesia itulah yang menjadi salah satu penyemangat Pemprov Jatim untuk mengembangkan wisata.

Terkait perkembangan kepariwisataan tersebut Abdul Jalal –yang lebih dikenal dengan nama Je Abdul, aktivis kepariwisataan dan anggota Asosiasi Experiental Learning Indonesia (AELI) memberikan catatan khusus berikut untuk pembaca iniSurabaya.com

AELI hadir sebagai mitra pemerintah khususnya bidang pariwisata untuk bersama-sama mengembangkan potensi wisata berbasis  Experiential Tourism.

Experiential Tourism mengutamakan kegiatan imersif di beberapa bidang seperti ekowisata, gastronomi, wisata pedesaan, pengalaman sejarah-budaya, dan pengetahuan diri. Ini adalah pengalaman yang menghasilkan interaksi yang lebih besar antara wisatawan dan identitas lokal, yaitu budaya dan wilayah lokal.

Experiential Tourism
Melakukan suatu wisata secara alami terkait dengan pengalaman (experiential), terutama yang menjauhkan kita dari rutinitas sehari-hari. Namun, jauh dari sekadar mengunjungi tempat-tempat wisata, para wisatawan biasanya mencari aktivitas yang membawa pembelajaran baru melalui pengalaman unik di setiap destinasi.

1 2 3

Comments are closed.