Bimtek Jateng Media Summit 2026: Pemda Harus Fokus pada Big Data dan Informasi, Jangan Kejar Popularitas di Medsos

iniSURABAYA.com | SEMARANG – Pengelolaan informasi publik di era digital menuntut strategi yang matang dari pemerintah daerah, bukan sekadar mengejar popularitas di media sosial.
Hal ini menjadi benang merah dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Website dan Media Sosial untuk Pemerintah Daerah, yang menjadi pembuka rangkaian Jateng Media Summit 2026 di Hotel Khas Semarang, Rabu (20/5/2026).
Diskusi yang dipandu oleh Asep Saefullah, Head of Community Local Media Community Suara.com, menghadirkan sejumlah pakar dan praktisi untuk membedah tantangan komunikasi publik pemerintah di tengah gempuran informasi digital dan hoaks.
Dicky Adinurwanto, Kepala Bagian Humas dan Protokol Biro Umum Setda Prov Jateng mengakui pihaknya kerap kewalahan menghadapi hoaks yang beredar masif di media daring dan media sosial.
“Kami seringkali kuwalahan ya dengan informasi hoak. Bagaimana menangkalnya, dan bagaimana meng-counter-nya, ya? Kami harus punya strategi,” ujarnya.
Dicky menyadari pergeseran pola konsumsi informasi masyarakat Jawa Tengah, yakni 82,57 persen mengakses media daring.
















