Data 2 TB Diduga Bocor! Nasabah BNI Terancam Jadi Korban Pinjol hingga Pencurian Identitas

0
34

iniSURABAYA.com | JAKARTA — Kebocoran data kembali menghantam sektor perbankan nasional. Kali ini, dugaan kebocoran menimpa Bank Negara Indonesia (BNI) setelah seorang aktor ransomware mengklaim menguasai sekitar 2 TB data yang diduga berasal dari sistem internal bank tersebut.

Sebagian data bahkan disebut sudah dipublikasikan ke ruang digital dan memicu kekhawatiran serius terkait keamanan data nasabah.

Informasi mengenai dugaan kebocoran ini diperoleh dari unggahan akun Facebook milik Josua M Sinambela yang mengulas detail data yang diduga telah tersebar.

Dalam unggahannya disebutkan, pelaku telah membocorkan sekitar 200 GB data dalam dua bagian berbeda yang disebut berasal dari periode 2024 dan 2025. Dari hasil analisis awal, mayoritas dokumen yang bocor berkaitan dengan nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI.

Dokumen yang diduga ikut tersebar mencakup Surat Keputusan Kredit (SKK), dokumen pencairan kredit, fidusia, polis asuransi, notin, disposisi, hingga berbagai data pribadi nasabah seperti foto KTP, kartu keluarga, NPWP, sampai foto wajah saat proses akad kredit.

1 2 3

Comments are closed.