
Dishub Kota Surabaya melakukan rekayasa lalu lintas. Jalan Embong Gayam yang sebelumnya melayani arus dari barat ke timur kini diberlakukan dari timur ke barat. Sebaliknya, Jalan Embong Sawo yang sebelumnya dari timur ke barat diubah menjadi barat ke timur. (foto: dok Diskominfo)
iniSURABAYA.com – Pemkot Surabaya mulai menguji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Embong Sawo dan Jalan Embong Gayam, Selasa (1/9/2026). Perubahan arah arus ini dilakukan untuk mengurangi potensi konflik kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya di sekitar Jalan Kombespol Moh Duryat dan Jalan Panglima Sudirman.
Dalam rekayasa tersebut, arah lalu lintas di kedua ruas jalan dibalik. Jalan Embong Gayam yang sebelumnya melayani arus dari barat ke timur kini diberlakukan dari timur ke barat. Sebaliknya, Jalan Embong Sawo yang sebelumnya dari timur ke barat diubah menjadi barat ke timur.
Beta Ramadhani, Kepala Bidang Lalu Lintas melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengatakan perubahan tersebut merupakan hasil evaluasi bersama antara Dishub Surabaya dan Polrestabes Surabaya terhadap kondisi lalu lintas di kawasan tersebut.
Menurutnya, salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah manuver kendaraan dari Jalan Kombespol Moh Duryat yang hendak menuju Jalan Basuki Rahmat maupun Jalan Panglima Sudirman. Kendaraan kerap melakukan pemotongan arus secara mendadak menuju Jalan Embong Gayam.
“Ketika keluar dari Kombes Duryat dan mau mengarah ke Panglima Sudirman, sering ada kendaraan yang tiba-tiba memotong ke kanan. Kondisi ini cukup berisiko, terutama saat lalu lintas sedang padat,” kata Beta, Rabu (2/9/2026).
















