Surabaya Andalkan Urban Farming untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Redam Inflasi

0
19

iniSURABAYA.com – Pemkot Surabaya memperkuat ketahanan pangan dari lingkungan perkotaan melalui pengembangan urban farming. Memasuki tahun kelima, Surabaya Urban Farming Competition (SUFC) 2026 diarahkan menjadi gerakan masyarakat untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus menjaga pasokan dan stabilitas harga komoditas.

Program yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya itu resmi diluncurkan pada Jumat (4/9/2026) di Graha Sawunggaling. Tahun ini, cabai rawit dan bawang merah menjadi komoditas utama yang dibudidayakan, dengan target panen pada awal Desember 2026.

Anna Fajriatin, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Surabaya mengatakan, urban farming akan disinergikan dengan program Kampung Pancasila, khususnya pada pilar lingkungan. Lomba Kampung Pancasila sendiri akan melibatkan seluruh 1.361 RW di Surabaya.

“Di tahun 2026 ini akan menjadi sebuah sinergi yang hebat. Program dari Dinas Ketahanan Pangan melalui Urban Farming Competition akan bersinergi dengan Lomba Kampung Pancasila,” katanya.

Menurut Anna, kolaborasi tersebut diharapkan menjadikan urban farming sebagai gerakan bersama di tingkat kewilayahan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari lingkungan terdekat masyarakat.

1 2 3

Comments are closed.