Bikin Kopi Enak Pakai Manual Brew? Begini Tips yang Diberikan Barista Rio Aditya

1122 views

Reo Aditya sedang mengajarkan cara menyajikan kopi menggunakan metode maual brew kepada peserta ‘Coffee Talk 2’.

iniSURABAYA – Makin banyak kalangan muda menggemari kopi. Karena faktanya bikin kopi sesuai selera juga tidak sulit.

Bikin kopi sekarang tak perlu menggunakan mesin. Modal yang diperlukan hanya alat-alat manual brew seperti kettle, hario V60 yaitu alat seduh kopi dengan saringan kertas khusus, dan paper V60, penikmat kopi sudah mampu menyeduh kopi terbaiknya dengan cita rasa yang berbeda dibanding menggunakan mesin.

Menyeduh menggunakan alat-alat manual tersebut tetap bisa menghasilkan kopi yang enak  seperti barista di kedai kopi terkenal. “Sebenarnya kopi yang diseduh dengan cara manual brew saat ini banyak diminati anak-anak muda karena dari segi rasanya sendiri sangat berbeda dibanding menggunakan mesin kopi espresso,” kata Reo Aditya, sang barista saat unjuk kemampuan meracik kopi di acara ‘Coffee Talk’ yang diadakan di Ayola La Lisa, Sabtu (20/10/2018).

Menurut Reo, meracik kopi pakai manual brew justru lebih kaya rasa, tidak terlalu pahit ataupun meninggalkan rasa pahit yang cukup lama di lidah. “Rasanya juga lebih light atau soft,” ujarnya.

Meski begitu Reo buru-buru menambahkan,“Tapi sebenarnya tidak semua kopi bisa diseduh dengan cara manual brew. Karena tergantung dari masing-masing level roasting kopi itu sendiri.”

Diakui Reo, ada beberapa jenis alat manual brew yang sering dipakai barista-barista di kedai kopi, seperti hario V60, kalita wave, french press, vietnam drip, dan areo press. Jika menyeduh menggunakan hario V60 siapkan pula paper filternya yang sudah dibilas dengan air mendidih.

Rio lalu berbagi tips membuat kopi enak. “Caranya, masukkan kopi bubuk 15 gram untuk takaran air 225 gram (rasio kopi dengan air 1/15 untuk satu cangkir), tuang air 40-60 gr perlahan dengan gerakan memutar dari sisi luar ke tengah, lalu tunggu sekitar 45 detik,” cetusnya.

Kemudian tuang lagi hingga total 100 gr, tunggu sampai air turun lalu tuang hingga total air menjadi 175 gr.  Terakhir tuang lagi hingga total berat air 225 gr. “Butuh waktu sekitar 2,5 – 3 menit sampai kopi siap untuk dinikmati,” imbuhnya.

Coffee Talk yang diikuti oleh para penikmat kopi Surabaya ini merupakan yang kedua kalinya diadakan Hotel Ayola La Lisa Surabaya. “Berbicara tentang kopi memang tidak pernah ada habisnya. Karena itu kami antusias mengadakan Coffee Talk 2,” tandas Weni Kristanti, General Manager Ayola La Lisa Surabaya.

Weni menambahkan, “Sekarang minum kopi sudah menjadi budaya bagi semua kalangan masyarakat Indonesia. Banyak orang yang berpikir membuat kopi sendiri harus mempunyai mesin kopi. Tapi dengan mengenal metode manual brew orang mampu menikmati kopi yang lebih enak tanpa perlu menggunakan mesin.” dit

#ayolalalisahotel #manualbrew

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 700x100)